Tangan-tangan kecil


waktu mengajakku terus berlari…
aku seperti berada dalam lingkaran yg tak kan pernah putus…
yang terus membelengguku dalam keadaan seperti ini…

tangan-tanga kecil ini terus melakukan penciptaan
bagai Tuhan, tapi aku ini citraanNya
yang hanya bisa menciptakan keajaiban kecil

imaginasi, merobohkanku dalam pikiran…
tak kan bisa mengelak dari segala ancaman krisis
karna yang penting saat ini adalah waktu
waktu yang ditentukan untuk memeras imaginasi
menyaringnya, dan menata menjadi kombinasi yang indah

aku lelah, terus berlari sambil memeras imajinasi
aku dahaga, ingin kuberhenti berlari sejenak
dan meneguk kesegaran jiwa raga
biarkan aku menghirup udara dahulu,
mengatur detak jantungku dan emosiku yang naik-turun…
biarkan aku berhenti, untuk melihat apa yang terjadi pada sekelilingku
dan menyenangkan diri sendiri
karna selama proses kreasi, aku telah membendung dan menahan segala rasa,
marah, benci, senang, tawa, bahagia… dan apalah itu yang sering dikatakan orang… cinta…

Tuhan menurunkan inspirasi untukku,
dan aku berlari lagi, karna ini adalah sebuah kondisi di mana aku tak bisa menyia-nyiakan
anugerah yang tak ada tandingannya…
dan aku bisa menurunkannya,
mewujudkannya lewat tangan-tangan kecil ini yang bekerja bagai Tuhan, mahakarya seni…