Cerita Pena pada Kertas


Akulah pena yang selalu mengucurkan air mata di atas kertas…
Saat tekanan berada dalam seluruh pundakku aku mudah untuk menangis
Beruntung aku punya si kertas–sahabatku
yang merelakan dirinya yang semula putih polos kini menjadi penuh uraian air mata
karna bulir-bulir tintaku merembes dalam tipisnya kertas.

Aku berterima kasih padamu, kertas…
hanya padamu luapan air mataku tumpah
dan kau akan sadari tinta-tinta emas yang menetes ini
akan menjadi tulisan yang abadi yang tak kan bisa terhapus dari tiap lembaranmu…

7 :02 PM