Hariku…


Bukan saatnya lagi hati ini menari-nari di atas api…
Bukan saatnya lagi mata ini mengurai perihnya air mata…
Waktu terus membentuk hati dan mata ini…
dan aku pun bergerak dengan mata hati yang tak hentinya menuntun langkah hidup. Ini karena Dia.

Aku ini ada karena Dia.
Dia yang telah membuat hariku.
Hariku yang tak kan pernah sama dengan tahun-tahun yang lalu…
Hariku yang tak kan pernah ku tahu kapan berakhirnya…

Syukur kepadamu, Yesus… Atas hariku…
Amin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s