Bulan bersabit


Kala malam bulan bersabit
dan untuk kesekian kalinya
Aku terpana.
Karya Agung Tuhan.
Bak sekumpulan bidadari turun dari khayangan yang lepas menembus batas.
Aku merasakan pancaran suci keluar dari bentukmu yang tak sempurna.
Bulanku, kau kembali ajariku untuk mencintai secara tidak sempurna.
Dengan ketidaksempurnaan itu kau sanggup memancarkan yang lebih.

Aku suka.
Aku terpana.
Terkesima untuk kesekian kalinya.
pada malam…

09.02 p.m.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s