Sampai tujuan


Pagi yang mendung, dengan awan gelap memuncak di atas kepalaku
Burung-burung pun enggan menghangatkan pagi yg dingin
dan matahari rupanya masih berselimut mimpi
Tapi asap-asap kendaraan makin menyelimuti kota ini
setiap asap yang keluar merupakan harapan dari tiap-tiap orang yang bekerja di pagi hari ini
Semoga bukan asap hitam yang kulihat di sana.

Anak-anak kecil berseragam berlari menuju kelasnya masing-masing
Penjaja makanan dengan siap menjajakan hasil racikannya
demi sebuah harapan kecil yang tersimpan di lubuk hatinya

dan ada juga yang duduk manis disambut dengan hangatnya susu coklat panas di teras depan rumah,
pensil genggamannya merupakan jaminan masa depan yang harus diciptakan dari pikirannya
kuas genggamannya merupakan kekuatan utamanya untuk melukiskan dunia melalui sisinya.

semua itu dilakukan untuk mewujudkan asa yang ada di dalam diri…
sekalipun dia hanya terbaring di dalam kamar.
dia menanti untuk sembuh.
bukannya menanti ajal yang seolah-olah pagi yang dingin ini menyiratkan pesan…

Semoga selamat sampai tujuan masing-masing…