Slow Motion


Bukan perangai indah yang kita dapatkan.
Bukan sikap terpuji dapat uraikan dengan kata.
Namun ketika pertandingan itu tak bisa kita menangkan.
hidup kita bagaikan terputar dalam slow motion…
Lambat….
Saat-saat sedih, kecewa, dengki, marah, sakit hati… justru harus kita lewati dengan nuansa slow motion.
Detikpun melambat.

Semakin kita melihat mereka. Kita semakin merasa terpuruk…
adegan demi adegan dengan jelas kita saksikan jika terputar melambat.
Tragis.
Seringai ejekan rasanya seratus kali lebih tajam dari belati
Cacian rasanya jutaan duri yang menancap pada tubuh kita.
Itulah sebabnya kita sering mengingat kisah yang buruk,
karena adegan itu jelas-jelas terekam dalam otak kita secara slow motion.

Dan dari hidupmu yang melambat itu,
kau akan menemukan satu teman yang sejati.
Saat hidupmu terasa tersudut dalam alunan slow motion,
kau akan melihat senyum yang terbias dari bibir manisnya…
Di antara mereka kau bisa menangkap satu kasih yang bersinar.

Rupanya kesedihan sengaja membuat alur slow motion,
bukan sekedar menahan air mata
tapi kau juga dibuat untuk bangkit dan tidak terpuruk lagi
karna jika kita melihat dari sisi yang benar,
akan ada cahaya terang bersinar,
penuh kasih yang membuatmu melupakan kesedihanmu,
merangkulmu dan menarikmu dari detik-detik yang melambat ini.
Karena waktu terus berlari,
jika kamu terperangkap dalam waktu itu,
kamu akan terus melambat
dan makin terpuruk karena teringang semua dengan jelas
tiap kesedihan yang menghampirimu…

Berbahagialah dengan tiap detik yang Tuhan berikan…
kemenangan akan menghampirimu jika kamu melanjutkan detik-detikmu yang tertinggal,,,

Bandung,
23:09