Untukmu Jogjaku


Apa yang bisa kulakukan untukmu saat beban ini datang menghampirimu?
Aku hanya bisa duduk bersimpuh menatap bumi yang semakin hari semakin nampak pilu
Meskipun raga yang ada dalam keadaan sadar tapi jiwa ini bagai melayang mendengar seribu derita
yang menacap di kotaku, Jogjaku…

Mengingat kisahmu dahulu yang bersimbah tawa
Mengingat wajah mu dahulu yang penuh nyanyian gembira
Aku tak inginkan pilu ini berulang kali datang menghampirimu
Aku tak inginkan ratapan ini kembali menjadi berita utama di setiap media.
saat kujauh, aku tidak bisa memberi lebih,
ingin tenagaku kuberikan untuk Jogjaku,
bersama membangkitkan semangat Merah-Putih kembali,
bersama memberi warna baru dalam hari-hari kelabu di Jogjaku,
bersama menyapu derita hingga luka pun terguyur

Saat kujauh, aku tak ingin mendengar lagi Jogjaku, menangis…
Untukmu Jogjaku,
salam terhangatku padamu Jogjaku.
Semoga deritamu segera terhapuskan.