Pelajaran Apa yang Kudapat?


Hari ini perbincangan membawaku kembali pada kenangan yang sudah bertahun-tahun lalu terjadi. Ingatanku dibawa kembali pada masa-masa SMP.
Aku ingat persis, masa-masa pra UN SMP. Masa-masa yang menegangkan, di mana kami semua diforsir dengan materi-materi pelajaran. Dan ketika sudah puncak kejenuhan itu, seorang guru saya memberi nasihat. Aku ingat betul kata-kata yang diucapkan beliau yang kurang lebih seperti ini :
Kita harus yakin lulus, kalau ada salah satu materi pelajaran yang tidak bisa biarkan saja. KAMU HARUS TAHU GRADE KAMU. GRADE kamu seberapa, kamu perdalam, sehingga itu jadi kekuatanmu.”

YA! Benar sekali! Nasihat-nasihat itu masih menjadi acuan dalam kehidupanku, terutama dalam dunia pendidikan. Kita semua harus tahu GRADE kita seberapa. dengan begitu kita bisa memperdalamnya dan menjadikan suatu power di dalam diri yang kuat.

Kemudian beliau melanjutkan, “Lebih baik berada di tempat jelek jadi KEPALA, bukan BUNTUT, daripada di tempat bagus jadi BUNTUT”

Dari situ kita bisa melihat potensi sesungguhnya yang ada. Jangan takut dianggap remeh. Jangan takut mengambil keputusan yang menurut orang sekitarmu itu tidak sesuai dengan dirimu. Tapi yang terpenting, kamu harus tau GRADE kamu seberapa, jangan takut meski rendah, atau jangan sombong jika merasa tinggi. Karena sesungguhnya orang yang jauh lebih mengerti dan memahami GRADE mereka adalah ketika mereka sadar atas PASSION mereka. Dan dia adalah orang yang tidak GENGSIAN. Orang mau bilang apa terserah, toh kemampuan kita segitu. dan kalau kita kembangkan lebih lanjut mungkin bisa melebihi yang lain. dan tentunya sukses.🙂

Apa yang kutulis ini mudah-mudahan bisa menginspirasi seperti aku yang menjadikannya pedoman dalam mengambil langkah itu.

Peace and Love,

___Febrina Widihapsari___
20.03.11 0:04 am