Sebuah status : ALAY


Nah, semalam rasanya menerima big punch banget… saat mc udah ngumumin mentor favorite, mentor tergokil, mentor tercare, dsb, dst… tibalah saat mentor alay,,, “Dan Mentor teralay adalahh…. Febrina Widihapsari” kata MC yang notabene temen seangkatan saya.
Bingung. Kikuk. Ngakak ngetawain diri sendiri. Temen-temen di samping kiri-kanan- depan belakang, MC, semuanya ngakak. Apakah saya salah pakai baju, apakah poni saya, poni lempar dan disemir pirang. Apakah saya nulis status dengan “b4h4sa 4laY”? apakah saya suka “makasih eaaa udah ett, add akuh dongs, ato like status akuh dong?”
Dan kebingungan saya juga dirasakan teman-teman yang lain. “Nggak salah lo jadi mentor teralay!” kata temen saya. Mana gue taulah. Antara bingung dan malu, antara senang dan mau jungkir balik. Antara lapar dan haus, soalnya seharian kurang makan dan minum. Sampai akhirnya saya naik ke atas panggung. So weird… Masih aneh rasanya, waktu si dosen yang bersangkutan menyematkan pita di dada kiri saya bertuliskan “Mentor Alay”. Sampai akhirnya saya turun panggung, saya masih diketawain. Well,,, dan masih banyak yang menanyakan,
“Kok bisa sih?”
“Kok iso to kowe sing dadi mentor teralay?” Tanya temen saya yang sama-sama dari Jawa. Lalu dia mencopot pita yang disematkan dosen saya dan malah dia yang make. hehee… (eh, sampe skrg dibawa dia”

Saya hanya bisa menggeleng bingung. Yo weslah, agap saja “Just for Fun”.
Dan temen mentor yang lain mendekati saya dan bertanya, “Kak, kok aku bisa jadi mentor tercerewet ya?” Ngakak. Ini juga aneh, hmmm soalnya dia orangnya lumayan diem. Hahaha. Never mind-lah. . .

Mari kita menelaah apa arti alay itu… here we go. Menurut si bang wiki.
Alay adalah sebuah istilah yang merujuk pada sebuah fenomena perilaku remaja di Indonesia. “Alay” merupakan singkatan dari “anak layangan.” Istilah ini merupakan stereotipe yang menggambarkan gaya hidup norak atau kampungan. Selain itu, alay merujuk pada gaya yang dianggap berlebihan dan selalu berusaha menarik perhatian. Seseorang yang dikategorikan alay umumnya memiliki perilaku unik dalam hal bahasa dan gaya hidup. Dalam gaya bahasa, terutama bahasa tulis, alay merujuk pada kesenangan remaja menggabungkan huruf besar-huruf kecil, menggabungkan huruf dengan angka dan simbol, atau menyingkat secara berlebihan.

Anak layangan brayyy! nerbangin layangnya aja saya ga bisa.
Mungkin kalo saya pasang foto ini di facebook, alay ga?

Mungkin alay, jelas itu foto jaman saya kelas 2 SMA. Liat diri saya yang sekarang udah mengembang 2 kali lipat. Gendut ih.
Ato saat jadi mentor saya heboh banget untuk mencoba membuat mentee-mentee saya ga jadi anak pendiem. Dan jadinya saya nampak kayak cacing kepanasan. Ato saat jadi mentor saya mengajarkan mentee saya tarian-tarian ga jelas untuk membentuk satu girlband baru. Hah?

Entah siapa yang menilai dan akhirnya menobatkan itu semua. Mungkin saat itu dia atau beliau sedang melihat saya dalam kondisi alay. Ya pasti semua orang pernah bertindak alay. Tergantung dari beruntungnya nasib mereka on the record apa nggak…

Sebuah catatan dari si mentor alay…
believe it or not?