Ketika Waisak Jadi Obyek Wisata

Othervisions

Lagi, prosesi tahunan tri suci Waisak 2557/2013 digelar di Candi Mendut Borobudur 24-25 Mei. Itu berarti bahwa wilayah di sekitar Mendut-Borobudur bakal dipenuhi orang. Tak hanya umat Buddhis, tapi juga para maniak fotografer yang mengalir mirip bah, wisatawan lokal maupun luar, serta masyarakat lokal.

_MG_4821_1_1

Di negara yang penganut Buddha-nya banyak misalnya, Waisak diperingati dengan sakral, penuh hormat, dan hening. Hal semacam ini sulit ditemui pada peringatan Waisak di Mendut-Borobudur. Waisak di sini lebih mirip atraksi wisata, hiburan buat masyarakat awam. Ada pasar malam yang digelar di sepanjang bagian luar Candi Borobudur hingga Mendut yang dipenuhi ribuan orang. Ada dengking, pekik kebisingan dari suara motor, orang berbincang, yang kerap mengganggu jalannya pujabakti yang digelar di pelataran Candi Mendut di malam hari. Sepintas, sungguh mirip sekaten Jogja. Bukan ritual agama.

Di negeri ini, perayaan agama minoritas kerap dipandang sebelah mata. Bukannya dihormati pelaksanaannya, malah dijadikan atraksi wisata. Para penikmat ritual, entah wisatawan…

View original post 955 more words

Advertisements

Lux Veritatis 7

pope-b16-3

Saudara-saudara terkasih, Saya mengadakan pertemuan denganmu dalam konsistori ini, tidak hanya bagi tiga kanonisasi, tapi juga untuk menyampaikan keputusan yang sangat penting bagi kehidupan Gereja. Setelah berulang kali memeriksa suara hati saya dihadapan Allah, saya tiba pada kepastian bahwa kekuatan saya, dikarenakan usia lanjut, tidak lagi pantas untuk menjalankan pelayanan Petrus yang memadai. Saya sangat menyadari bahwa pelayanan ini, dikarenakan hakekat rohaninya yang bersifat spiritual, harus dijalankan tidak hanya dengan perkataan dan perbuatan, tidak kurang juga dengan doa dan penderitaan. Namun, di dunia sekarang, yang tunduk pada banyak perubahan yang cepat dan digoncangkan oleh pertanyaan-pertanyaan yang erat berhubungan dengan kehidupan iman, untuk memerintah bahtera St. Petrus dan menyatakan Injil, kekuatan tubuh dan pikiran saya diperlukan, kekuatan yang dalam beberapa bulan terakhir, telah sangat menurun sampai saya harus menyadari ketidakmampuan saya untuk memenuhi pelayanan yang dipercayakan kepada saya secara memadai. Untuk alasan ini, dan menyadari keseriusan tindakan ini, dengan kebebasan penuh…

View original post 284 more words

Perasaan

Sampai kapan kita berlomba-lomba menyalahkan sang waktu yang mencoba memisahkan, menciptakan jarak, dan dengan bijaknya berkata “Nanti pasti ada saat yang tepat”? Bagaimana kalau selama ini justru perasaanlah yang datang terlambat atau bahkan perasaan yang dirasa itu tidak tepat.

 

Peace and Love,

Febrina Widihapsari

Bandung, 24 Jan 2013

1:07 AM

 

Ten Principles of Good Design by Dieter Rams

,

Dieter Rams once asked himself if his design was good. A simple but insightful question. Soon afterward he came up with a sort of checklist of commandments that is still of use today.

Image

Image

Image

Image

Image

Image

Image

Image

Image

Image

By the way, am I the only one who thinks the new WordPress makes it really difficult to post in such a tiny box. Also uploading photos was a lot easier when we could dump all the photos in at once.

View original post

Kisah Nyata : Pelayanan Seorang Romo Michel-Marie

Lux Veritatis 7

Ini adalah kisah seorang imam di Paris, Romo Michel-Marie, yang sangat mendedikasikan diri bagi pelayanan umatnya. Ia selalu menggunakan cassock agar ia dikenali sebagai seorang imam dan agar ia bisa berteman dengan siapa saja. Ia selalu ada di ruang pengakuan dosa, dari sore hingga tengah malam.

Hal apa lagi yang ia lakukan demi melayani umatnya?

Silakan membaca kisah berikut untuk lebih lengkapnya, dan mari kita berdoa agar semakin banyak imam yang seperti Romo Michel-Marie ini. Artikel tersebut saya dari artikel yang berjudul Fr. Michel-Marie, a Cassock in deep Marseille (silakan diklik), dengan pengubahan seperlunya.

—————————————————————–

Paus Benar : Segala Sesuatu harus Dimulai Secara Baru dari Kristus

Oleh Marina Corradi

[Seseorang dengan] tunik hitam yang bergerak kesana kemari di sepanjang Rue Canabiere, diantara kerumunan yang Father Michel Marielebih [kelihatan seperti] Maghrebi daripada Prancis, membuatmu berbalik. Lihat, seorang imam, dan berpakaian seperti dahulu, di jalan-jalan Marseille. Pria berambut gelap, tersenyum, namun dengan sesuatu yang…

View original post 1,310 more words

“This is me pra…

“This is me praying that this was the very first page. Not where the story line ends.. My thoughts will echo your name until I see you again. These are the words I held back as I was leaving too soon. I was enchanted to meet you too. Please don’t be in love with someone else…. “

Enchanted – Owl City